Masyarakat Kab,Lahat Sumsel Akan Laporkan Perusahaan Tambang Batu Bara yang Mencemari Sungai Lematang


Lahat-Sumsel, Otoritasnews.com;
Pencemaran sungai-sungai yang ada dikabupaten lahat sudah sangat menghawatirkan karena dampak nyata berupa penyakit kulit telah dialami oleh masyarakat Merapi.

Sungai dimaksud antara lain adalah Sungai Kungkilan, Sungai Limau dan Sungai Nipai yang berhulu di area usaha penambangan batubara, dan sungai-sungai ini bermuara di sungai Lematang, Kabupaten Lahat. 
Berdasarkan hasil Investigasi dan banyaknya laporan masyarakat yang diterimanya maka Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Korupsi dan Dampak Lingkungan Hidup (PK-DALHI) akan melakukan tindak lanjut laporan dari masyarakat tersebut, DPP PK-DALHI dalam waktu dekat berencana mengajukan usulan kepada pihak pemerintah dan DPRD Kabupaten Lahat untuk dijadwalkan kegiatan kunjungan ke sungai-sungai yang diduga tercemar limbah tersebut.

“Langkah awal, kami minta dijadwalkan untuk kunjungan ke lokasi-lokasi sungai untuk diambil sample (contoh) air sungai,” kata Agus, di kantornya, Jalan Rambaian 2 Rt 03A-Rw.01, Kelurahan Bandar Agung, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (2 /2/2019).
Menurut dia, pencemaran sungai akibat limbah tambang kian memprihatinkan. Hanya saja, masyarakat tidak menyadari jika dampak dari sungai yang tercemar limbah pembuangan batu bara bisa berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan yang cukup serius yang diakibatkan dari pertambangan batu bara. Masih banyak lagi dampak. Seperti pencemaran sungai yang ada disekitar tambang batu bara maupun lingkungan-lingkungan lain yang dekat lokasi tambang batubara,” bukan hanya pencemaran sungai dan lingkungan saja yang terjadi akan tetapi saat ini sungai-sungai ini juga telah mengalami pendangkalan paparnya.

Terkait informasi tersebut tim investigasi Otoritasnews.com berusaha mengklarifikasi kepada kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Lahat melalui WA, namun Kadis mengatakan masih berada di Palembang dan mengarahkan ke anggotanya yaitu ibu LF, saat kami menghubungi ibu LF melalui WA dijawab Jam kantor saja. (Tim Investigasi Otoritasnews.com Perwakilan Sumatera Selatan/red).

Tags:

Tinggalkan Balasan