banner 468x60

Jangan Parkir Kendaraan di Mapolda Metro Jaya, Bayarnya Mahal dan Tidak Aman Ini Buktinya

Hukum&Kriminal 0
banner 468x60

Jakarta- Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya tidak aman. Sejumlah warga memarkirkan kendaraan mengalami kehilangan helm Selasa (7/8/2018). Sayangnya Aparat Polda Metro diam saja, padahal bayar parkir di Polda Metro cukup mahal, yakni satu jam Rp 2000 sama seperti di Mal.

Salah satu korban yang helemnya hilang dicuri adalah wartawan Pos Kota Ilham Tanjung. Ia kehilangan helmnya saat di parkir didepan ATM Center di Lapangan Dirlantas Polda Metro Jaya. Saat itu, Ilham bermaksud mengambil perpanjangan STNK mobil di pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, sekitar Pukul:14.10 wib.

Namun, saat balik sekitar 10 menit lebih ke lokasi motornya di parkir, mendapati helemnya sudah hilang. Tidak hanya ilham kehilangan helemnya, 3 pengendara motor yang parkir dilokasi itu juga kehilangan helm. Mereka kemudian melaporkan pencurian helm tersebut ke anggota Provos dan petugas parkir di lokasi, namun tidak ada tindakan yang dilakukan petugas tersebut.

“Hilang dimana, Pak ? Nanti kami cek CCTV nya,” kata salah satu petugas singkat dan asik memainkan handphonenya.

Tak hanya Ilaham, warga lain yang kehilangan Helem juga mengaku kecewa karena selain parkir mahal pihak Polda Metro Jaya tidak menanggapi laporan dari masyarakat.

Parkir di Polda Metro Jaya yang menggunakan perjam dinilai tidak wajar. Karena sejatinya Polda Metro Jaya merupakan gedung milik pemerintah yang wajib memberikan pelayanan prima ke warga.

“Rumah saya jauh, pak di Bekasi. Gak tau nih bagaimana gak ada helm,” kata Ibu Ani yang saat itu bersama anak dan suaminya habis mengurus berkas di Samsat Polda Metro Jaya.

Kekecewaan, Ani selain membayar uang parkir kendaraan saat masuk juga kurangnya pengamanan petugas di lokasi parkir. “Saya dengar di parkiran ini sering helm hilang ya, pak. Saya baru tahu sekarang ada yang ngomong. Saya minta polisi tangkap pelakunya malu-maluin mencuri di kantor polisi,” katanya.

Tags:
banner 468x60

Leave a Reply