Indro Tjahyono: Awasi Pemilu dan Jangan Golput

Headline, Politik 0

Ketum GETAR Indro Tjahyono

Jakarta, Otoritasnews.com – Salah seorang tokoh relawan Jokowi-Ma’aruf, Indro Tjahyono menyerukan kepada seluruh pendukung untuk mengawasi proses pemungutan suara pada Rabu 17 April 2019 mendatang.

“Mari awasi agar Pemilu 2019, melaksanakan prinsip langsung umum bebas rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil),” katanya di SUGBK Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Ia melanjutkan, “Jika kemudian diakhir pelaksanaan-nya masih ada yang teriak-teriak Pemilu atau Pilpres curang, maka pihak Keamanan harus cepat dan tegas dalam bertindak,” jelasnya.

Menurut Indro ,yang juga Ketua Besar GETAR, ia mendengar ada skenario lakukan aksi delegitimasi besar-besaran terhadap hasil pemilu yang diumumkan KPU jika salah satu Paslon kalah.

“Hal itu tidak tanggung-tanggung, karena isu kecurangan pemilu akan diawali dengan rekayasa tuduhan curang terhadap pelaksanaan pemilu di luar negeri,” ulasnya.

Penyusupan parpol oposisi terhadap komunitas warga Indonesia, untuk mengincar kepanitiaan pemilu di luar negeri, berlangsung intensif dua tahun terakhir. Dikhawatirkan mereka tidak sekedar ingin masuk dalam kepanitiaan pemilu luar negeri, tetapi juga menjalankan skenario merekayasa tuduhan curang. Kehebohan surat suara tercoblos di Selangor baru-baru ini bisa jadi membuktikan hal itu.

“Diperkirakan oknum-oknum pengacau Pemilu itu akan membuat onar pada pelaksanaan pemilu Indonesia di negara maju seperti negara-negara Eropa dan Amerika, sehingga citra pemilu Indonesia curang mendapat coverage pers secara internasional.
Mereka membutuhkan hal ini, agar masyarakat internasional mahfum jika ada kerusuhan paska Pilpres 2019,” jelas Ketua Umur getar tersebut.

Bukan kebetulan, Indro mengungkapkan jika sebelumnya luncurkan isu DPT, E-KTP amburadul, 7 kontainer surat suara tercoblos, kardus kotak suara yang rentan, status dan jumlah pemilih, serta Amin Rais yang mengatakan agar penghitungan tidak dilakukan di Hotel Borobudur. Selain itu berbagai hoax terkait kecurangan pemilu telah mereka lemparkan ke Medsos.

Karena itu jaringan relawan GETAR seluruh Indonesia, akan difokuskan mengawasi jalannya proses Pileg dan Pilpres sehingga kecurangan bisa dicegah. Kedua, relawan GETAR juga akan bekerja menangkal berbagai aksi delegitimasi yang diperkirakan akan berlangsung terbuka.

“Ayo bergerak, tangkal kecurangan,” ajaknya.

Indro Tjahyono yang juga tokoh aktivis 1977/1978 itu mengingatkan pula agar semua pihak menjunjung tinggi konstitusi dalam menyelesaikan masalah bangsa.

“Mari junjung tinggi konstitusi negeri ini,” tegasnya.

Diakhir seruannya, ia meminta agar jangan ada lagi Golput karena akan mengurangi legilitimasi dari pileg dan pilpres 2019.

“Diperkirakan selisih suara kedua paslon di bawah 10%, sehingga dapat menggoda orang untuk melancarkan protes dan aksi yang berlebihan, oleh karena itu jangan Golput yah,” tutupnya. (Yori)

Tags:

Leave a Reply