House Of DeeJay, Sekolah DJ Berkualitas Harga Terjangkau

InfoSelebritis 1

Otoritasnews.com, Jakarta – House Of DeeJay adalah sekolah DJ yang berdiri pada tahun 2003. Sekolah DJ ini dulunya bertempat di Bandung, namun sekarang sekolah ini berdiri di Jalan Hayam Wuruk no 100 J, tepatnya di belakang rumah makan garuda. House Of DJ sudah berjalan 5 tahun dan memiliki murid sudah lebih dari seratus orang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemilik House Of DeeJay Paulus Khrisbianto pada saat ditemui di kediamannya sekaligus tempat kursus DJ (Disk Jockey), menceritakan awal mulanya menekuni dunia DJ.

“Saya menekuni dunia DJ dari tahun 1997 di Bandung. Waktu sekolah DJ dulu, masih menggunakan piringan hitam dan biayanya masih Rp500 ribu. Di Bandung pada tahun 1995 yang kebetulan pada waktu itu juga saya bertemu dengan seseorang guru DJ yang bernama Kabul dia residen di Nasa dan akhirnya saya les private dengan beliau dan sampai sekarang menggeluti dunia DJ. Bahkan saya pun sekarang membuka kursus DJ yang namanya House Of DJ ini walaupun tempatnya sederhana seperti ini. Sekolah DJ ini kita menyediakan fasilitas diantaranya khusus DJ penyewaan alat , membuat lagu, sampai Jual beli peralatan DJ ,” terang Dj Sin Nama panggilan pemilik sekolah DJ.

” Kendala yang saya hadapi di dunia DJ pada waktu itu susah main DJ-nya , seperti lagunya kemudian alatnya juga susah. Dulu masih menggunakan piringan hitam, beda dengan sekarang yang sudah peaching dengan hunting dan sekarang lebih enak peralatannya lebih terlihat kanan kirinya dan juga lebih di permudah. Awal mula masuknya perlengkapan DJ itu pada tahun 1999 itu sudah mulai terlihat memiliki layar dan membantu kita para DJ ,” ujarnya.

Kriteria untuk masuk sekolah DJ ini memiliki persyaratan, menurut sang pemilik , murid yang ingin masuk ke sekolah ini harus membayar sebesar 3,5 juta 24 x pertemuan dimana setiap pertemuan 2 jam, seminggu 3 kali waktu disesuaikan. Makin sering pertemuan makin bagus dan bagi murid yang sudah selesai kursus tahap akhir akan diberikan sertifikat dan juga akan memberikan Job tranning bagi para seluruh murid.

Kemudian bagi mantan murid House Of DJ yang sudah selesai pun masih memperbolehkan datang dan main disini tanpa di pungut biaya. “Tidak seperti di tempat lain ada biayanya dan yang terpenting disini mencarikan pekerjaan buat mereka, tidak mencarikan uang buat mereka tapi bagaimana cara kita bisa bermain dengan baik dan nantinya orang juga akan melihat cara mereka bermain secara kualitas maka bisa saja itu bisa menghasilkan uang seperti murid saya Icha yang sekarang dia menjadi residen dan menghasilkan uang ,” tegasnya.

Di akhir wawancara, kamipun mencoba mewawancarai DJ Angel yang juga salah satu pemilik House Of DeeJay. Ia juga menceritakan awalnya terjun ke dunia DJ. “Saya menggeluti dunia DJ pada tahun 2007, kebetulan saya sekolah DJ di Bandung kurang lebih 3 bulan. Seiring jalannya waktu, akhirnya memiliki jam terbang. Kegiatan DJ saya paling jauh sudah sampai ke keliling Indonesia paling jauh Palopo,” jelas DJ Angel.

Menurut DJ Angel, rencana kedepan khususnya di era pasar bebas nanti bisa bertukar pekerjaan dengan DJ yang ada di luar negeri. “Mudah-mudahan dengan adanya PDJI kita bisa diakui lagi di dunia karena DJ yang ada di Indonesia juga sudah diakui dan jauh lebih baik itu sudah banyak yang mengakuinya,” ucap DJ Angel.

“saya pun berharap, semoga sekolah DJ ini bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan juga semoga House Of DJ ini bisa setara dengan sekolah-sekolah DJ yang sudah ternama,” pungkas DJ Angel. (Dede)

Tags:

One Response

  1. author

    Nurlaily fitriaMarch 23, 2018 at 1:06 pm

    Kalo berminat bisa hubungi kemana ya?

Leave a Reply