Hendrik Yance Udam, Ketua DPN Gerakan Rakyat Cinta NKRI mengutuk keras negara Vanuatu yang selalu campuri urusan domestik NKRI

*Pemuda adalah Harapan Bangsa dan Pemuda adalah Masa Depan Indonesia serta menjadi patriot Garda terdepan NKRI*

Papua – Otoritasnews.com, Seperti kutipan Bung Karno bahwa “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya dan Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”

Ini menandakan pemuda memiliki peran penting dalam kemajuan suatu daerah atau bangsa. pemuda harus berani menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dan melawan segala bentuk pemecah belah persatuan.

Api sumpah pemuda harus terus dikobarkan dan Pemuda harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan Indonesia adalah segala-galanya. Bukan kepentingan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan yang harus dikedepankan.

Hendrik Yance Udam, Ketua DPN Gerakan Rakyat Cinta NKRI yang lahir dari gagasan para pemuda ini, terus berjuang penuh guna melawan segala bentuk intervensi kelompok tertentu bahkan campur tangan negara lain yang inginkan ada wilayah Indonesia memisahkan diri. Seperti upaya Gerakan untuk memerdekan Papua dan keluar dari NKRI, itu adalah Gerakan Makar yang tidak bisa ditolerir oleh negara Ungkap Putera daerah Papua ini.

NKRI adalah harga mati dan tidak bisa ditawar lagi, dan tidak boleh ada upaya-upaya yang dilakukan untuk merongrong kedaulatan NKRI. Kita hadir sebagai alat perjuangan anak bangsa untuk melawan Radikalisme, Ujaran Kebencian, Intoleran, separatisme, Terorisme dan berbagai tindakan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Kita sebagai perekat elemen anak bangsa dan menjadi mitra strategis Pemerintah dan TNI/POLRI sebagai kesatuan Integral yang tidak bisa di pisahkan.

Saya tegaskan kepada Dunia Internasional bahwa Indonesia dari Aceh sampai Papua itu adalah satu kesatuan negara yang tidak bisa dilepaspisahkan dan merupakan satu kesatuan nusantara yang kuat dan utuh sebagai suatu kekuatan bangsa.

ULMWP stop menipu rakyat Papua, ULMWP bukan sebuah negara berdaulat yang mewakil negara-negara di kepulauan pasifik dan juga bukan merupakan anggota tetap PIF dan tidak berhak mewakili Papua kedalam forum Internasional di kepualau pasific dan bahkan dalam forum forum PBB sebab papua adalah merupakan bagian integral dari negara kesatuan republik indonesia (NKRI).

*Kapan dan dimana orang Papua menandatangani petisi 1,8 juta orang?*

Kita sudah cek ke Papua, di kampung, kota, keluarga, teman, dan lain sebagainya tidak ada yang tahu kapan ada penandatangan petisi kemerdekaan Papua barat, jadi jangan jadikan orang Papua sebagai bahan permainan untuk kepentingan tertentu, stop penipuan atas nama orang Papua.

*”Sebagai Putra Papua Asli Ras Malenesia dan sebagai Anak bangsa NKRI, kami mengutuk keras negara Vanuatu yang selalu mencampuri urusan domestik NKRI”*

Kita satu dalam NKRI dan satu kaki menyuburkan semangat integrasi bangsa di papua. Papua dalam NKRI adalah anugrah Tuhan dan kita tidak boleh melawan anugerah Tuhan untuk membawa papua keluar dari NKRI, sebab jikalau kita melawan anugrah Tuhan maka kutuk dari Tuhan akan jatuh ke atas tanah papua.

Ketua DPN Gercin NKRI
Hendrik Yance Udam (HYU)

** red

Tags:

Tinggalkan Balasan