Diduga Jadi Sarang Narkoba, Polisi Mulai Selidiki Diskotek Pujasera Tamansari Jakbar

Jakarta-Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menegaskan pihaknya akan menindak lanjuti informasi terkait dugaan adanya peredaran Narkoba di Diskotek Pujasera (PS) Tamansari Jakarta Barat.

“Terimakasih infonya nanti kita tindak lanjuti, saya akan informasikan ke Barat,” tutur Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan ketika dikonfirmasi wartawan Selasa (5/3/2019).

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi ketika dikonfirmasi melalui Handphone nya enggan menjawab pertanyaan awak media ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan peredaran narkoba di Diskotek Pujasera tersebut.

Diketahui, dari Hasil penelusuran di tempat hiburan malam itu, para pengunjung diskotek tampak dengan mudah mendapatkan narkoba jenis ekstasi.Caranya, cukup memesannya ke waiters seharga Rp 600.000 per butir.

“Ya, cuma di sini yang saya tahu masih bisa dapat ekstasi. Kalau di diskotek lain sudah susah,” ungkap salah seorang pengunjung berinisial AV, beberapa waktu lalu.

“Kalau beli di sini, kita nggak bisa pindah ke diskotek lain. Beli di sini, minum di sini, harus dugem di sini,” imbuhnya.

Pengakuan senada diungkapkan TI, juga pengunjung Diskotek Pujasera. Bahkan, menurut dia, untuk sekarang ini ajang dugem teraman di kawasan Jakarta – Kota cuma bisa didapat di Pujasera.

“Paling aman dugem di Pujasera, Mas. Obatnya gampang didapat, jam bukanya juga panjang,” cetus wanita berparas manis ini.

“Harga Rp 600.000 per butir worth it-lah dengan kenikmatan dan keamanan yang bisa didapat,” sambungnya.

Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Sementara itu pada 2015 Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI Jakarta sempat menggelar razia di Diskotek Pujasera Tamansari Jakarta barat.

Razia dilakukan pada Sabtu (14/2/2019) dini hari di Diskotek Pujasera yang berlokasi di Jakarta Barat. Puluhan orang terjaring dalam razia kali ini.

“Di Diskotek Pujasera terjaring 78 pengunjung. 42 Di antaranya positif narkotika,” tulis tim berantas BNNP DKI Jakarta dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (14/2/2015).

Dari 78 pengunjung tersebut, 59 laki-laki dan 19 wanita. Kemudian dari 42 orang yang terjaring tersebut, 38 di antaranya adalah laki-laki dan 10 lainnya perempuan.

Pengunjung Tewas OD

Pada 2011 seperti dikutip dari Tribunnews Seorang pengunjung diskotik Pujasera di Jalan Mangga Besar Raya, Taman Sari, Jakarta Barat, dilaporkan mengalami kejang-kejang dan tak lama ditemukan tewas dalam posisi duduk, Minggu(24/4/2011) dinihari.

Korban diketahui bernama Steven Suwarno Bernades (30) warga Ciganjur, Jakarta Selatan itu, diduga tewas akibat over dosis.

Sementara itu pada 2016 seperti dikutip dari Tribunnews Purwoko tewas overdosis saat sedang clubing bersama teman – temannya pada Jumat (22/4/2016) dini hari. Ia dan rekan – rekannya menghabiskan malam di gemerlapnya Ibu Kota di Diskotek Pujasera, Jalan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

Tags:

Tinggalkan Balasan