Bebas Demi Hukum, Pengacara Ancam Pidanakan Allianz ke Polisi

Hukum&Kriminal 0

Jakarta, Otoritasnews.com – Setelah bebas demi hukum  seorang pengacara bernama Alvin Lim mengancam akan melaporkan pihak Allianz ke Polda Metro Jaya, atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.Pasalnya, putusan Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Selatan pada 26 Desember 2018 silam Alvin Lim tidak terbukti melakukan pemalsuan KTP yang dituduhkan.

Menurut Alvin Lim, pengacara  Allianz yaitu Lucas SH yang kini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) dalam kasus korupsi yang sempat melaporkannya ke Polda Metro Jaya.Dalam laporan itu, Lucas menuding kalau Alvin Lim berstatus buron.

“Banyak pengacara  yang terjerumus kasus baik kriminal maupun suap tetapi baru kali ini ada pengacara yang bisa bebas demi hukum dari keluar dari penjara Allianz, Lucas malah ditangkap KPK,” kata Alvim Lim kepada wartawan Mapolda  Metro Jaya, Selasa(8/1/2019).

Alvim Lim menerangkan, pelaporkan itu sebagai bentuk keadilan karena dirinya merasa dikriminaliasi.

“Keadilan harus ditegakan, dan oknum mafia hukum yang selalu meresahkan masyarakat harus diadili,” jelasnya.

“Perusahaan Alianz yang melanggar hukum juga harus dicabut izinnya oleh pengadilan sesuai Undang-Undang(UU) Perlindungan Konsumen Pasal 63,” tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka atas dugaan pembobolan dana milik nasabah Allianz Life Indonesia berinisial DI, AA, MW, BW dan Alvin Lim alias AL.

Seorang pengacara PT Allianz Indonesia Life Eko Sapta Putra kasus pembobolan dana nasabah senilai miliaran rupiah diotaki oleh Alvin Lim.Kemudian, penyidik menahan empat pelaku dan Alvin Lim buron dan penyidik mengeluarkan SP2HP.

“Kami telah menerima  surat perkembangan hasil penyelidian(SP2HP) ini telah disampaikan kepada kami selaku kuasa hukum Allianz, bahwa Polda Metro Jaya menetapkan lima tersangka, dan seorang berinisial AL dan orang ini setelah kami minta cek adalah kuasa hukum dari terlapor,” katanya kepada wartawan pada 21 Maret 2018 silam. (S)

Tags:

Leave a Reply